Tak Sekadar Donat, Mahasiswa KKN UAP Belajar Kisah Perjuangan UMKM di Kresnomulyo

12 Agustus 2026
admin
Dibaca 14 Kali
Tak Sekadar Donat, Mahasiswa KKN UAP Belajar Kisah Perjuangan UMKM di Kresnomulyo

KresnoNews – Kehadiran mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Aisyah Pringsewu di Pekon Kresnomulyo, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Pringsewu, terus diwarnai dengan berbagai kegiatan yang bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat. Salah satunya melalui kunjungan ke salah satu pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang bergerak di bidang produksi makanan, khususnya donat. Rabu (12/08/26)

Kunjungan tersebut menjadi salah satu bagian dari upaya mahasiswa KKN untuk mengenal lebih dekat potensi usaha masyarakat sekaligus mempelajari secara langsung bagaimana sebuah usaha lokal dapat tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN Universitas Aisyah Pringsewu berkesempatan mengunjungi tempat usaha produksi donat milik Bapak Munir, selaku owner. Kedatangan para mahasiswa disambut dengan baik dan penuh kekeluargaan oleh Bapak Munir.

Suasana kunjungan berlangsung hangat. Mahasiswa tidak hanya datang untuk melihat proses produksi, tetapi juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdiskusi dan menggali berbagai informasi mengenai perjalanan usaha, proses produksi, hingga tantangan yang dihadapi dalam menjalankan bisnis makanan.

Bapak Munir turut berbagi pengalaman mengenai usaha produksi donat yang dijalankannya. Berbagai hal menjadi bahan pembahasan dalam diskusi, mulai dari proses pembuatan donat, pemilihan bahan, pengolahan adonan, hingga bagaimana menjaga kualitas produk agar tetap diminati oleh konsumen.

Bagi mahasiswa KKN, kegiatan tersebut menjadi pengalaman berharga karena mereka dapat melihat secara langsung bagaimana teori dan pengetahuan yang diperoleh selama berada di bangku perkuliahan dapat dikaitkan dengan kondisi nyata yang ada di tengah masyarakat.

Diskusi yang berlangsung juga membuka ruang bagi mahasiswa untuk memahami bahwa keberadaan UMKM memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian masyarakat. Di balik sebuah produk yang terlihat sederhana seperti donat, terdapat proses panjang yang membutuhkan ketelitian, kreativitas, konsistensi, serta kemampuan dalam mengelola usaha.

Setelah sesi diskusi selesai, mahasiswa kemudian dipersilakan untuk melihat secara langsung lokasi produksi donat. Dengan penuh antusias, para mahasiswa mengamati berbagai tahapan proses pembuatan donat yang dilakukan di tempat tersebut.

Mulai dari persiapan bahan, pengolahan adonan, pembentukan donat, hingga tahapan lainnya menjadi perhatian para mahasiswa. Kunjungan langsung ke lokasi produksi memberikan gambaran yang lebih nyata kepada mahasiswa mengenai bagaimana proses sebuah produk makanan dibuat sebelum akhirnya siap dipasarkan dan dinikmati oleh konsumen.

Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi kunjungan biasa, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa untuk mengenal potensi ekonomi lokal yang ada di Pekon Kresnomulyo.

Keberadaan UMKM seperti usaha produksi donat milik Bapak Munir menunjukkan bahwa potensi ekonomi masyarakat di tingkat pekon dapat terus dikembangkan apabila dikelola dengan baik. Produk lokal juga memiliki peluang untuk berkembang lebih luas dengan dukungan inovasi, pemasaran, pengelolaan usaha, serta pemanfaatan teknologi yang semakin berkembang.

Melalui kegiatan KKN, mahasiswa diharapkan tidak hanya hadir sebagai peserta yang menjalankan program kerja, tetapi juga mampu membangun komunikasi dan hubungan yang baik dengan masyarakat. Interaksi dengan pelaku UMKM menjadi salah satu cara mahasiswa untuk memahami kebutuhan, potensi, serta peluang yang ada di lingkungan Pekon Kresnomulyo.

Kunjungan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk bertukar pengalaman antara mahasiswa dan pelaku usaha. Mahasiswa mendapatkan pengetahuan praktis dari pengalaman Bapak Munir dalam menjalankan usahanya, sementara pelaku UMKM juga mendapatkan ruang untuk berdiskusi dengan mahasiswa mengenai berbagai kemungkinan pengembangan usaha ke depannya.

Selain menambah wawasan, kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kepedulian mahasiswa terhadap keberadaan UMKM lokal. Sebab, UMKM bukan hanya sekadar usaha untuk menghasilkan keuntungan, tetapi juga menjadi bagian penting dari kehidupan ekonomi masyarakat dan memiliki potensi dalam membuka lapangan pekerjaan serta meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Bagi mahasiswa KKN Universitas Aisyah Pringsewu, pengalaman mengunjungi UMKM produksi donat tersebut menjadi salah satu bentuk pembelajaran langsung yang tidak diperoleh hanya melalui teori. Mereka dapat melihat bagaimana semangat, ketekunan, dan keberanian dalam menjalankan usaha menjadi bagian penting dalam membangun sebuah UMKM.

Ke depan, sinergi antara mahasiswa KKN dan masyarakat diharapkan dapat terus terjalin dengan baik. Kehadiran mahasiswa di Pekon Kresnomulyo diharapkan mampu memberikan manfaat, baik melalui program kerja maupun melalui berbagai kegiatan yang mendorong masyarakat untuk terus mengembangkan potensi yang dimiliki.

Kunjungan ke UMKM produksi donat ini menjadi salah satu gambaran bahwa kegiatan KKN dapat menjadi ruang untuk saling belajar. Mahasiswa belajar dari pengalaman masyarakat, sementara masyarakat dapat memperoleh perspektif dan gagasan baru dari generasi muda.

Dengan adanya interaksi seperti ini, diharapkan potensi-potensi usaha lokal di Pekon Kresnomulyo semakin dikenal, berkembang, dan mampu menjadi salah satu kekuatan ekonomi masyarakat di masa mendatang.

Kegiatan ditutup dengan melihat langsung proses produksi dan berfoto bersama sebagai dokumentasi. Momen tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan KKN Universitas Aisyah Pringsewu di Pekon Kresnomulyo yang diharapkan dapat meninggalkan pengalaman serta manfaat positif bagi mahasiswa maupun masyarakat setempat.

*admin