Pemerintah Pekon Kresnomulyo Hadirkan Pasar Kuliner untuk Dorong Ekonomi UMKM Masyarakat

07 Mei 2026
admin
Dibaca 13 Kali
Pemerintah Pekon Kresnomulyo Hadirkan Pasar Kuliner untuk Dorong Ekonomi UMKM Masyarakat

KresnoNews – Dalam upaya meningkatkan perekonomian masyarakat dan mendukung perkembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Pemerintah Pekon Kresnomulyo menghadirkan pasar kuliner berbasis kontainer booth yang berlokasi di perempatan Dusun Pengaleman Timur atau sebelah barat Balai Pekon. Program ini menjadi salah satu bentuk nyata perhatian pemerintah pekon terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya para pelaku usaha kecil yang membutuhkan tempat strategis dan layak untuk berjualan.

Program penyediaan lapak usaha tersebut dilaksanakan oleh Pemerintah Pekon Kresnomulyo sebagai bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat. Melalui fasilitas berupa beberapa unit kontainer booth, pemerintah pekon ingin memberikan kesempatan kepada warga untuk mengembangkan usaha kuliner maupun usaha lainnya dengan tempat yang lebih tertata, aman, dan nyaman.

Kepala Pekon Kresnomulyo Mugiyanto menjelaskan bahwa keberadaan pasar kuliner ini bertujuan untuk membantu masyarakat agar lebih mudah memulai usaha tanpa harus memikirkan biaya besar untuk menyewa tempat. Selain itu, pemerintah pekon juga ingin menciptakan pusat kegiatan ekonomi baru yang dapat menjadi tempat berkumpul masyarakat sekaligus mendorong perputaran ekonomi lokal.

“Dengan adanya kontainer booth ini, kami berharap masyarakat memiliki kesempatan lebih luas untuk membuka usaha dan meningkatkan pendapatan keluarga. Pemerintah pekon berkomitmen untuk terus mendukung perkembangan UMKM agar mampu berkembang dan bersaing,” ujarnya.

Pasar kuliner yang berada di perempatan Dusun Pengaleman Timur tersebut kini telah mendapat sambutan positif dari masyarakat. Seluruh unit kontainer booth yang disediakan saat ini sudah terisi penuh oleh para pelaku usaha. Para pedagang menjual berbagai jenis makanan, minuman, jajanan tradisional, hingga kebutuhan harian masyarakat.

Bagi masyarakat yang belum mendapatkan kontainer booth, pihak pengelola tetap memberikan kesempatan untuk berjualan dengan menyediakan area khusus bagi pedagang yang menggunakan stand maupun gerobak. Penataan lokasi dilakukan secara rapi dan teratur agar tidak mengganggu arus lalu lintas serta tetap memberikan kenyamanan bagi pengunjung dan pengguna jalan.

Pasar Kuliner di perempatan Dusun Pengaleman Timur buka setiap hari mulai pukul 09.00 WIB hingga 22.00 WIB. Kehadiran pasar kuliner tersebut menjadi alternatif tempat usaha sekaligus pusat jajanan masyarakat yang ramai dikunjungi warga pada siang hingga malam hari.

Untuk biaya sewa, pelaku usaha yang menempati kontainer booth dikenakan tarif sebesar Rp200.000 per bulan untuk setiap unit. Sementara bagi pedagang yang berjualan di luar kontainer booth menggunakan stand maupun gerobak dikenakan biaya sebesar Rp50.000 per bulan. Biaya tersebut dinilai cukup terjangkau sehingga dapat membantu masyarakat kecil untuk memulai maupun mengembangkan usaha mereka.

Bagi masyarakat yang berminat membuka usaha di kawasan pasar kuliner tersebut, dapat langsung menghubungi pihak pengelola, saudara Heru Purnomo melalui WhatsApp di nomor 085769653507 untuk mendapatkan informasi terkait ketersediaan tempat dan tata cara pendaftaran.

Keberadaan pasar kuliner ini dinilai sangat membantu masyarakat sekitar. Warga kini tidak perlu pergi jauh untuk membeli makanan atau jajanan karena berbagai pilihan kuliner sudah tersedia di lingkungan pekon sendiri. Selain memudahkan masyarakat sebagai konsumen, pasar kuliner tersebut juga menjadi sumber penghasilan baru bagi banyak keluarga.

Salah satu pelaku usaha bapak Rouf mengaku sangat terbantu dengan adanya fasilitas yang diberikan pemerintah pekon. Menurutnya, lokasi yang strategis dan suasana pasar yang ramai membuat dagangannya lebih dikenal masyarakat.

“Alhamdulillah, sejak berjualan di sini pembeli semakin ramai. Tempatnya juga nyaman dan tertata, jadi kami lebih semangat berjualan,” ungkap rouf

Tidak hanya mendukung penjualan secara langsung atau offline, Pemerintah Pekon Kresnomulyo juga melakukan promosi melalui platform lapak desa secara online. Langkah ini dilakukan agar produk-produk UMKM lokal dapat dikenal lebih luas, bahkan hingga ke luar daerah. Pemanfaatan teknologi digital diharapkan mampu meningkatkan daya saing produk lokal sekaligus memperluas pasar penjualan masyarakat.

Melalui promosi online tersebut, masyarakat tidak hanya bergantung pada pembeli yang datang langsung ke lokasi pasar kuliner, tetapi juga dapat menjangkau konsumen dari berbagai wilayah. Pemerintah pekon berharap digitalisasi UMKM ini dapat menjadi solusi untuk meningkatkan daya beli masyarakat serta membuka peluang ekonomi baru di era modern.

Dengan hadirnya pasar kuliner kontainer booth di perempatan Dusun Pengaleman Timur, Pemerintah Pekon Kresnomulyo berharap pertumbuhan ekonomi masyarakat dapat terus meningkat. Program ini juga diharapkan mampu menciptakan lapangan pekerjaan, memperkuat sektor UMKM, serta menjadikan Pekon Kresnomulyo sebagai pusat kuliner dan ekonomi masyarakat yang berkembang dan mandiri.

*admin